Thursday, September 17, 2009

Hidup yg berarti


Berapa umur anda saat ini?
25 tahun, 35 tahun, 45 tahun atau bahkan 60 tahun...
Berapa lama anda telah melalui kehidupan anda?
Berapa lama lagi sisa waktu anda untuk menjalani kehidupan?
Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kita mengakhiri hidup ini.


Matahari terbit dan kokok ayam menandakan pagi telah tiba.
Waktu untuk
kita bersiap melakukan aktivitas,
sebagai karyawan, sebagai pelajar,

sebagai seorang profesional, dll.


Kita memulai hari yang baru.
Macetnya jalan membuat kita semakin
tegang menjalani hidup.
Terlambat sampai di kantor, itu hal biasa..

Pekerjaan menumpuk,
tugas dari boss yang membuat kepala pusing,
sikap
anak buah yang tidak memuaskan,
dan banyak problematika pekerjaan
harus kita hadapi di kantor.

Tak terasa, siang menjemput...
"Waktunya istirahat..makan- makan.."

Perut lapar, membuat manusia sulit berpikir.
Otak serasa buntu..
Pekerjaan menjadi semakin berat
untuk diselesaikan. Matahari sudah
berada tepat
di atas kepala. Panas betul hari ini...


Akhirnya jam istirahat selesai, waktunya kembali bekerja...
Perut
kenyang, bisa jadi kita bukannya semangat bekerja malah ngantuk.
Aduh
tapi pekerjaan kok masih banyak yang belum selesai. Mulai lagi kita kerja,
kerja dan terus bekerja sampai akhirnya terlihat di sebelah
barat...

Matahari telah tersenyum seraya mengucapkan selamat berpisah.
Gelap
mulai menjemput.
Lelah sekali hari ini.
Sekarang jalanan macet.
Kapan
saya sampaidi rumah.
Badan pegal sekali, dan badan rasanya lengket.

Nikmat nya air hangat saat mandi nanti.
Segar segar...


Ada yang memacu kendaraan dengan cepat supaya sampai di rumah segera,
dan ada yang berlarian mengejar bis kota bergegas ingin sampai di
rumah.
Dinamis sekali kehidupan ini.


Waktunya makan malam tiba.
Sang istri atau mungkin Ibu kita telah
menyiapkan makanan kesukaan kita..
"Ohh.. ada sop ayam".
"Wah soto
daging buatan ibu memang enak sekali".
Suami memuji masakan istrinya,

atau anak memuji masakan Ibunya.
Itu juga kan yang sering kita
lakukan.

..Selesai makan, bersantai sambil nonton TV.
Tak terasa heningnya
malam telah tiba.
Lelah menjalankan aktivitas hari ini, membuat kita
tidur dengan lelap.
Terlelap sampai akhirnya pagi
kembali menjemput
dan mulailah hari yang baru lagi.

Kehidupan.. ya seperti itu lah kehidupan di mata
sebagian besar orang.
Bangun, mandi, bekerja, makan,
dan tidur adalah kehidupan.


Jika pandangan kita tentang arti kehidupan sebatas itu,
mungkin kita
tidak ada bedanya dengan hewan yang puas dengan bisa
bernapas, makan,
minum,
melakukan kegiatan rutin, tidur. Siang atau malam
adalah sama.
Hanya rutinitas... sampai akhirnya maut menjemput.
Memang itu adalah
kehidupan tetapi bukan kehidupan dalam arti yang luas.

Sebagai manusia jelas kita memiliki perbedaan dalam menjalankan kehidupan.
Kehidupan bukanlah sekedar rutinitas.


Kehidupan adalah kesempatan untuk kita
mencurahkan potensi diri kita
untuk orang lain.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita berbagi suka
dan duka dengan
orang yang kita sayangi.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita bisa mengenal orang lain.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita melayani setiap umat manusia.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencintai pasangan kita,
orang
tua kita, saudara, serta mengasihi sesama kita.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita belajar dan
terus belajar
tentang arti kehidupan.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita selalu
mengucap syukur kepada
Yang Maha Kuasa ..
Kehidupan adalah ... dll.


Begitu banyak Kehidupan yang bisa kita jalani.
Berapa tahun anda telah melalui kehidupan anda?
Berapa tahun anda telah menjalani kehidupan rutinitas anda?
Akankah sisa waktu anda sebelum ajal menjemput
hanya anda korbankan
untuk sebuah rutinitas belaka ?

Kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput,
mungkin 5 tahun lagi,
mungkin 1 tahun lagi,
mungkin sebulan lagi, mungkin besok, atau
mungkin
1 menit lagi.


Hanya Tuhanlah yang tahu...

Pandanglah di sekeliling kita... ada segelintir orang
yang membutuhkan
kita. Mereka menanti kehadiran
kita. Mereka menanti dukungan kita.
Orang tua,
saudara, pasangan, anak, sahabat dan sesama...... .
Serta
Tuhan yang setia menanti ucapan syukur dari bibir kita.

Bersyukurlah padaNYA setiap saat bahwa kita
masih dipercayakan untuk
menjalani kehidupan ini.
Buatlah hidup ini menjadi suatu ibadah.


Selamat menjalani hidup yang lebih berkualitas

No comments: