Sunday, November 1, 2009

Mengkhawatirkan Hal - Hal Kecil

Anda tidak akan mencapai kebesaran yang Anda idamkan
dengan mengkhawatirkan hal-hal kecil,
memikirkan yang kecil-kecil,
dan
melakukan yang kecil-kecil.
Ukuran Anda ditentukan oleh
ukuran dan kualitas dari fokus Anda

Thursday, October 15, 2009

KEBERANIAN

Anda tidak bisa membangun kehidupan yang luar biasa dengan keberanian yang biasa.
Keberanian adalah sebuah kualitas yang memaksimalkan.
Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan kebesaran dan ketinggian dari yang ingin Anda capai. Yang selain itu, adalah pembatasan kebebasan hati.
Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan upaya Anda untuk mencapai yang Anda inginkan. Yang selain itu, adalah pembatasan kesediaan bekerja.
Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan tanggung-jawab yang Anda pikul. Yang selain itu, adalah pembatasan potensi.
Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan ukuran dan nilai dari kontribusi Anda. Yang selain itu, adalah pengkerdilan hak untuk menerima.
Jika Anda berani, Anda akan memaksimalkan peran yang Anda minta dari Tuhan. Yang selain itu, adalah pengecewaan tujuan hidup Anda.

Thursday, September 17, 2009

Hidup yg berarti


Berapa umur anda saat ini?
25 tahun, 35 tahun, 45 tahun atau bahkan 60 tahun...
Berapa lama anda telah melalui kehidupan anda?
Berapa lama lagi sisa waktu anda untuk menjalani kehidupan?
Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kita mengakhiri hidup ini.


Matahari terbit dan kokok ayam menandakan pagi telah tiba.
Waktu untuk
kita bersiap melakukan aktivitas,
sebagai karyawan, sebagai pelajar,

sebagai seorang profesional, dll.


Kita memulai hari yang baru.
Macetnya jalan membuat kita semakin
tegang menjalani hidup.
Terlambat sampai di kantor, itu hal biasa..

Pekerjaan menumpuk,
tugas dari boss yang membuat kepala pusing,
sikap
anak buah yang tidak memuaskan,
dan banyak problematika pekerjaan
harus kita hadapi di kantor.

Tak terasa, siang menjemput...
"Waktunya istirahat..makan- makan.."

Perut lapar, membuat manusia sulit berpikir.
Otak serasa buntu..
Pekerjaan menjadi semakin berat
untuk diselesaikan. Matahari sudah
berada tepat
di atas kepala. Panas betul hari ini...


Akhirnya jam istirahat selesai, waktunya kembali bekerja...
Perut
kenyang, bisa jadi kita bukannya semangat bekerja malah ngantuk.
Aduh
tapi pekerjaan kok masih banyak yang belum selesai. Mulai lagi kita kerja,
kerja dan terus bekerja sampai akhirnya terlihat di sebelah
barat...

Matahari telah tersenyum seraya mengucapkan selamat berpisah.
Gelap
mulai menjemput.
Lelah sekali hari ini.
Sekarang jalanan macet.
Kapan
saya sampaidi rumah.
Badan pegal sekali, dan badan rasanya lengket.

Nikmat nya air hangat saat mandi nanti.
Segar segar...


Ada yang memacu kendaraan dengan cepat supaya sampai di rumah segera,
dan ada yang berlarian mengejar bis kota bergegas ingin sampai di
rumah.
Dinamis sekali kehidupan ini.


Waktunya makan malam tiba.
Sang istri atau mungkin Ibu kita telah
menyiapkan makanan kesukaan kita..
"Ohh.. ada sop ayam".
"Wah soto
daging buatan ibu memang enak sekali".
Suami memuji masakan istrinya,

atau anak memuji masakan Ibunya.
Itu juga kan yang sering kita
lakukan.

..Selesai makan, bersantai sambil nonton TV.
Tak terasa heningnya
malam telah tiba.
Lelah menjalankan aktivitas hari ini, membuat kita
tidur dengan lelap.
Terlelap sampai akhirnya pagi
kembali menjemput
dan mulailah hari yang baru lagi.

Kehidupan.. ya seperti itu lah kehidupan di mata
sebagian besar orang.
Bangun, mandi, bekerja, makan,
dan tidur adalah kehidupan.


Jika pandangan kita tentang arti kehidupan sebatas itu,
mungkin kita
tidak ada bedanya dengan hewan yang puas dengan bisa
bernapas, makan,
minum,
melakukan kegiatan rutin, tidur. Siang atau malam
adalah sama.
Hanya rutinitas... sampai akhirnya maut menjemput.
Memang itu adalah
kehidupan tetapi bukan kehidupan dalam arti yang luas.

Sebagai manusia jelas kita memiliki perbedaan dalam menjalankan kehidupan.
Kehidupan bukanlah sekedar rutinitas.


Kehidupan adalah kesempatan untuk kita
mencurahkan potensi diri kita
untuk orang lain.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita berbagi suka
dan duka dengan
orang yang kita sayangi.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita bisa mengenal orang lain.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita melayani setiap umat manusia.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencintai pasangan kita,
orang
tua kita, saudara, serta mengasihi sesama kita.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita belajar dan
terus belajar
tentang arti kehidupan.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita selalu
mengucap syukur kepada
Yang Maha Kuasa ..
Kehidupan adalah ... dll.


Begitu banyak Kehidupan yang bisa kita jalani.
Berapa tahun anda telah melalui kehidupan anda?
Berapa tahun anda telah menjalani kehidupan rutinitas anda?
Akankah sisa waktu anda sebelum ajal menjemput
hanya anda korbankan
untuk sebuah rutinitas belaka ?

Kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput,
mungkin 5 tahun lagi,
mungkin 1 tahun lagi,
mungkin sebulan lagi, mungkin besok, atau
mungkin
1 menit lagi.


Hanya Tuhanlah yang tahu...

Pandanglah di sekeliling kita... ada segelintir orang
yang membutuhkan
kita. Mereka menanti kehadiran
kita. Mereka menanti dukungan kita.
Orang tua,
saudara, pasangan, anak, sahabat dan sesama...... .
Serta
Tuhan yang setia menanti ucapan syukur dari bibir kita.

Bersyukurlah padaNYA setiap saat bahwa kita
masih dipercayakan untuk
menjalani kehidupan ini.
Buatlah hidup ini menjadi suatu ibadah.


Selamat menjalani hidup yang lebih berkualitas

Monday, September 14, 2009

Pribadi Rumah Kaca

Pribadi rumah kaca adalah pribadi yang terlihat dan terbaca jelas kebaikannya, niatnya, dan kesetiaannya.
Sehingga, dia mendapatkan keuntungan dari tidak adanya prasangka buruk dari orang lain, dan dengannya dia menerima perlakuan baik.
Jika ada orang lain yang berniat buruk kepada seorang pribadi rumah kaca, keburukan itu cepat teridentifikasi – karena dia telah terlatih sekali dalam jalan-jalan kebaikan. Dan dengannya dia bisa menghindari keterlibatan yang merugikan dengan orang yang buruk pribadinya.
Maka, jadilah pribadi yang kebaikannya terlalu jelas, untuk dikira selain itu.

Sunday, March 15, 2009

Indahnya Sahabat

Bacalah dengan teliti, ini sangat penting!

Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.

Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar.

Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari.

Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.

Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.

Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.

Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar. 

Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata: Anakku, kamu sudah berlaku baik,tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar.Pagar ini tidak akan kembali seperti semula.

Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain,hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.
Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali,tetapi akan meninggalkan luka.

Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya tinggal.

Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik.

Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka.

Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat.

Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan,

mereka menunjang dan membuka hatimu.

Tunjukkanlah kepada teman-temanmu

betapa kau menyukai mereka.

Untuk mengakhiri: ”Keindahan persahabatan adalah bahwa kamu tahu kepada

siapa kamu dapat mempercayakan rahasia.” (Alessandro Manzoni)

Saturday, March 14, 2009

Why Valentine?

:: KENAPA VALENTINE HARUS 14 FEBRUARI?

Valentine dirayakan setiap 14 februari sesuai dengan arti kata Valentain 
Va berasal dari Fa yang merupakan urutan nada ke-4 dari solmisasi 
Do re mi fa 
Jadi Fa disini menunjukkan 'empat' 
Lent adalah bentuk ke tiga dari kata "Lend" yang dalam basa english 
berarti meminjamkan atau dipinjam. 
Nahh...dalam pinjam meminjam harus ada unsur 'belas kasihan' 
Maka Lent bisa diartikan sebagai 'belas' 
Tine berasal dari kata asli twin yang artinya kembar 
Kata kembar adalah identik dengan angka 2 
Maka kata valentine yang asli katanya berasal dari "Falenttwin" mempunyai 
arti 
Fa = empat 
Lent = belas 
twin = dua 
Jadi Empat belas bulan kedua 
Alias 14 Februari 
Itulah kenapa valentine diperingati setiap tanggal 14 februari 
(Hanya orang2 dengan gangguan mental dan orang2 yang mau bunuh diri, yang 
percaya bahwa tulisan ini benar)


:::SEJAK KAPAN VALENTINE DIPERINGATI? 

Berdasarkan buku2 tentang sejarah valentine yang saya baca 
-Baik buku berjudul "valentine di jaman majapahit', "Primbon Valentine" 
sampai buku "Da Valentine Code"- 
Serta searching internet di wikipedia dan google 
Maka didapatkan kesimpulan tentang sejarah awal mula valentine secara 
detil dan sangat rinci 
yaitu bahwasanya valentine mulai dirayakan SEJAK DULU 
(hehehehe)


:::KENAPA VALENTINE IDENTIK DENGAN COKLAT? 

haalaaah... 
ini jawabanyya gampang aja 
Karena coklat itu romantis.. kan asik kalo pas candle light dinner trus 
ngasihnya coklat 
Coba bayangin kalo ngasihnya nasi tumpeng, kan susah! 
Jadinya ga romantis tapi tragis


::: KENAPA VALENTAIN IDENTIK DENGAN PINK? 

Sebenarnya bisa aja dijawab: 
Kalo pake item2, ntar disangkain dukun 
Kalo pake biru2, disangkain satpam 
Kalo pake putih2, disangkain pocong 
Kalo pake ijo2, disangkain kolor ijo 
Kalo pake abu abu, disangkain babu 
ya kan? 
jadi emang cucoknya warna pink!


:::JIKA APA KITA MERAYAKAN VALENTINE? 

satu 
Jika ada pasangan alias pacar! 
Karena aneh aja kalo makan candle light sendirian, nulis kartu valentine 
buat diri sendiri, termasuk ngasih coklat buat diri sendiri sambil 
menciumi diri sendiri di depan kaca.... 
(narsis akut) 
Dua 
jika punya modal 
Karena apa? 
Coklat itu mahal, coklat gambar ayam jago aja paling gak uda seribu rupiah 
Belum lagi beli kartu ucapannya, makan malemnya, bunga mawarnya...byuh 
byuh byuh... 
Ingat.. 
"cinta itu buta....tapi butuh duit" 
heheheheh


::: APA TEMA VALENTINE TAUN INI? 

Ada beberapa tema valentain taun ini, yaitu: 
valentain dengan bawain coklat 5 kilo digotong sendirian dari jakarta ke 
bogor 
(CAPPEEEE DEEHHH....) 
Valentine sambil menikmati singkong yang dikasih ragi 
(TAPEEEE DEEHHH....) 
Valentine sambil makan sambal merah pedas di mangkuk berbentuk hati 
(CABEEEEE DEEEHH....) 
Valentine dengan memakai pakaian serba pink. Baju pink, celana pink, 
sepatu pink, tutup muka pink, telinga pink dan hidung pink 
(BABIIIIII DEEEHHH....) 
Ahh...sudahlah 
Tambah ga penting aja tulisan ini 
Yauda.. 
Bagi yang merayakan selamat aja, bagi yang memang ga pengen merayakan 
ya...santai aja 
Tapi buat yang pengen merayakan tapi keadaan belum mengijinkan (baca : 
jomblo red.)....semoga cepat mendapatkan pasangan 
Ingat prinsip pertama harus jual mahal, sambil berkata "SIAPA GW" 
Kalo belum dapet juga diturunkan menjadi "SIAPA DIA?" 
Tapi kalo memang belum dapet2 juga turunkan lagi menjadi "SIAPA AJA" 
ok!

buat semuanya : 
SELAMAT VALENTINE SEMOGA LEKAS SEMBUH!

Friday, March 13, 2009

How do you solve the problem?

Do you remember that song from The Sound of Music?

Of course, they never tried to *answer* the question -
they just kept asking it in different ways!

Isn't that pretty much what we do when we worry though?
We fret, scratch our heads, pace the room, constantly
asking and ruminating on whatever is bothering us.

Does the problem go away? Of course not!

There always IS an answer of course. Name any human
problem and you'll always be able to find someone who
solved virtually the same thing at some time, because
we all have the same needs. Watch the TV soaps for
long enough, and you'll see the same themes repeated
again and again.

The trouble is, when your mind is filled with worried
thoughts, you have no room for any other kind, do you?
It's like an ever repeating loop tape is playing inside
your head.

Somehow they bypass all your worried thoughts and
negative beliefs, and they speak directly to your
subconscious, which is, after all, the source of your
solutions and creative ideas, isn't it?

Worry can steal your life. I hope you know that you're
worth more than that!


I do

Monday, March 9, 2009

Some Infos

Don't say "Mosque" but say "Masjid, coz Islam people has found the Mosque = Mosquitos
 
Don't write " mecca", instead of "Makkah" coz Mecca = house of wines
 
Don't write "Mohd", instead of "Muhammad", coz Mohd = the dog with big mouth
 
Dont't write "4JJI" instead of "ALLAH SWT", coz 4JJI = 4 Judas, Jesus, Isa Almasih
 
Don't write "Ass" instead of "Asslm = Assalamualaikum", coz "Ass = donkey"

Tuesday, March 3, 2009

Mampukah Kita Mencintai Tanpa Syarat (sebuah perenungan)

Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, Beliau juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia .

Apa yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar sekali.
Silahkan baca dan dihayati.

Buat para suami baca ya.. istri & calon istri juga boleh..

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit.
Istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun.

Mereka dikarunia 4 orang anak di sinilah awal cobaan menerpa.
Setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan Hal itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya ke atas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja, dia letakkan istrinya di depan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.
Walau istrinya tidak dapat bicara, tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha Pak Suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yg dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.
Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak-anak mereka sudah dewasa. Kini tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul di rumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah, sudah tinggal dengan keluarga masing-masing dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu, semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati-hati, anak yg sulung berkata " Pak, kami ingin sekali merawat ibu. Semenjak kami kecil, melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak. Bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu" . Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya, "sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini. Kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian".

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka."Anak-anakku, jikalau perkawinan & hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah. Tapi ketahuilah dengan adanya Ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian. Sejenak kerongkongannya tersekat, kalian yg selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini.

Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan untuk dirawat orang lain? Bagaimana dengan Ibumu yang sakit?

Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno. Merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno. Dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat istrinya yg sudah tidak bisa apa2. Di saat itulah meledak tangis Beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru

Disitulah Pak Suyatno bercerita.

"Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian ) adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2.

Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama. Dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya, apalagi dia sakit."

Saturday, February 21, 2009

Reframing

Berpikir positif itu asyik, walopun berat dilakukan :) 

Sebuah kisah nyata... 
 
Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. 
Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. 
Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu. 
Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya. 
Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian,  Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu : "Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan" Ibu itu kemudian menutup matanya. 
"Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?" 
Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya. 
  Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. 
Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi". Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak. 
Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya. 

  "Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran di sana, artinya 
   suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan 
   kehadiran mereka menghangatkan hati ibu". Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman 
  dengan visualisasi tsb.  
  "Sekarang bukalah mata ibu" Ibu itu membuka matanya 
  "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah 
   buat ibu?" 

  Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. 
  "Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut 
  yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif". 

  Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah. 

 Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming) . Dan teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya. 

 Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang : 

 Saya BERSYUKUR; 
 
  1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain 
  2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum. 
  3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan. 
 4. Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi  
 5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman. 
 6. Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan. 
 7. Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras. 
 8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat. 
 9. Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup
10. Untuk dst...

Tuesday, February 10, 2009

Marriage

What do you think about marriage?

For some people, get married means to have children, grow old together.

But for other, get married perhaps the very hard to do, why?.....

I took from http://www.wikipedia.org:
Marriage is an institution in which interpersonal relationships (usually intimate and sexual) are acknowledged by the state, by religious authority, or both.

Related by region, such as Asia, marriage is always a sacred and holy institution. The couple who marriage will share their moment of life till the end.

But, for some European and American, the couple do not have always marriage, if that is only to have children, or sex.

God has give us free will.

Whether you want to be married or not, that is your choice.

Have fun with your life...

Thursday, February 5, 2009

5- Steps You Can Take Today To Find Love In Your Life

Did you know all humans share one identical dark secret? In fact, it is the deepest dwelling fear inside each and every one of us…it is the fear "I am not good enough to be loved." Can you imagine? We all are walking around sharing the same chains of bondage holding us from finding love in our lives, but hardly any of us dare speak out loud about it. Every one of us has at one time or another been haunted by this little secret. Those who have grown to see past the Maya (illusion) of this fear know exactly what to do to send it crawling away with its tail tucked between its legs. And after getting in touch with these 5-steps you too will know how to kick this lie out of your life and send it packing into the nether regions of existence! Once you overcome the little secret finding love in your life becomes easier than falling off a wet log.

1) Why It's Important To Know YOU Are Worthy Of Love

If you agree with yourself that you are not worthy of love then everyone else will agree with you as well. After all it is you who determines what your personal value is and what you deserve in this life. Perhaps as a child you were abused, or picked on, or ignored to the point were you could have sworn you were invisible. The truth is any and all similar experiences do hurt and they program the wrong message into our mind-space, both conscious and sub- conscious.

2) Investing In Yourself

As we grow older we carry the negative impressions of our childhood with us, often replaying them time and again and even passing them on to our own children. It was destructive actions that recorded the notion into you that you were not good enough and it will be progressive actions that erase this poor message and in its place record the correct message, "You are in fact worthy of love, you were created from a place of love and you will live a life of abundant love."

3) Take Action Today

If the bad taught you the ugly then the good will teach you the beautiful. Begin with a simple list of all the things you would like to do but have been holding back from doing. Pick one thing that you can start today and realistically complete. Maybe it is something immediate like buying a certain book or CD. Perhaps you desire to explore a spiritual path or see yourself having a blast in salsa dance class. Maybe what you're really crazy for is to succeed in a new profession. It all matters, be proud of yourself for having the desire to grow to stretch to leap even if you are scared. Because as one of my great masters taught, "It is better to be scared and moving than to be frightened and frozen."

4) Breaking Down The Barriers

As you begin to invest in yourself you will begin to teach your inner being that you matter to YOU! Now find one thing you can do to volunteer your time. As you begin to invest in the people and the community around you, you teach your inner being that YOU matter to others. You realize you do have the power to effect positive change both in your internal and external environment. When you volunteer you go outside of yourself, as you go outside of yourself by serving others your self-doubt and depressions begin to melt like Himalayan snow in the Sedona Dessert. Sharing for the sake of sharing is a magnet for the law of attraction in your life. It is important to understand that you should not expect material returns because you share money or time or anything else. Sharing creates a return of love in your life, it manifests in many ways. The inside trick to volunteering is to focus 100% on your commitment. Watch to see what happens as you surrender to the time and action without thinking of yourself.

5) Love Is The Way Home, Forgiveness Is The Key To The Front Door

If you want to find love in your life, make a daily commitment to loving yourself. Love does not rise and fall as the tide, instead it is a steadfast unconditional expanding rhythm. Permanently anchored, it is not dependent on any outside source or influence. Do little things for yourself that honor you. For example, take long baths, lotion your body. Eat foods that are delicious and healthy. Meditate. Speak loving words to yourself. Play games and be sure to laugh often. What is important is the process of loving yourself. It will put out the signal to the rest of the universe that you do love yourself, you are worthy of love and in response all will agree with you

Forgiveness will blow closed doors wide open in your life. Forgiveness doesn't mean you have to love those who hurt you. Forgiveness starts with a desire to let go of the pain and to releasing the anger you hold inside against someone. It is a process where you begin to see yourself no longer hating the other person and giving your self permission to not feel like a victim. At first it goes and comes in waves, on some occasions forgiveness can be instant like a clean cut from an umbilical chord. If you have to face this person daily be bold, be fearless in sharing respect.

If you want to super-charge your magnet for the law of attraction forgiveness is the special ingredient in the formula. It makes-way in your life for new blessings to manifest, like clearing out a closet stuffed full of old items you don't need anymore. Make room for new and better things in your life by throwing dead-weight off your chest and allow your spirit to be free, happy and strong. There is an ancient mystic path which teaches a prayer for tuning yourself to the energy of forgiveness, it goes like this, "Dear Creator I ask the forgiveness of all those I have hurt and trespassed against. I give forgiveness to all those who have hurt and trespassed against me. I ask that no one be judged nor cursed on my account. I ask that I not be judged nor cursed on the account of anyone else." Will it be easy at first? Will you truly feel like you have forgiven? No not always. Sometimes, like a sore muscle you have to stretch and massage it before the pain is truly gone.